Didedikasikan untuk Ayahku dan Calon Ayah dari Anak-Anakku,
Serta seluruh Ayah di dunia ...
I love you so much everytime ...
November 12nd , 2015
On Thursday
Dear Ayah,
Ayah apa kabar ?
Berapa lama kita tak pernah jumpa ?
Rindu rasanya bisa berkumpul lagi seperti dulu
Rindu rasanya bisa berkumpul lagi seperti dulu
Masih harus sabar menunggu taun depan ya, Yah
Ketika nanti Ayah pulang dan kembali memeluk kami semua
Semua terulang seperti saat aku kecil
Hidup tanpa sosok Ayah
Hidup jauh dari Ayah
Ayah ada namun seperti tiada
Meski begitu aku yakini Ayah tak pernah melupakan kami semua
Saat itu,
Jaman belum secanggih ini
Aku diajari Ibu menulis surat cinta untuk Ayah
Iya, surat cinta pertamaku aku tulis untuk Ayah
Waktu Ayah terima surat dariku
Ayah bilang tulisanku seperti Ibu
Sangat rapi dan mirip
Ayah tak percaya kalau aku yang menulis surat itu untuk Ayah
Engkau mengajarkan aku bagaimana caranya menjadi kuat
Aku dididik dengan banyak ketabahan
Kata Ayah,
Aku harus jadi perempuan tahan banting
Ayah, engkau tak ingin aku terlihat lemah dan manja
Ayah, engkau tak ingin aku terlihat lemah dan manja
Kata Ayah, aku harus kuat seperti Ibu
Aku harus jadi perempuan penyabar agar kelak aku bisa berdiri mendampingi suamiku dalam situasi apapun
Sebenarnya bukan hanya 12 November aku memperingati hari seperti ini
Setiap hari dalam hidupku
Ayah tak pernah absen kudoakan agar Tuhan selalu mengasihimu
Memberikanmu kesehatan, kesabaran, dan kekuatan
Agar Ayah selalu bisa melindungi keluarga kecil yang Ayah bina
Aku merindukan kebersamaan kita, Yah
Saat ritual pagi kita untuk sarapan bersama
Atau ketika waktu makan malam tiba,
Aku dan Aa belum pulang bekerja
Ayah dan Ibu sengaja tidak makan sampai menunggu kami pulang
Lalu kita nikmati bersama hidangan yang Ibu sediakan
Keluarga kecil yang komplit
Ayah, Ibu, Aa, dan Aku
Kita berempat makan di satu meja bersama
Kita saling berebut lauk pauk kesukaan kita
Paha ayam goreng dan martabak
Kita berdua penggemar berat kedua makanan itu kan, Yah
Waktu berlalu begitu cepat
Putri kecilmu kini sudah beranjak dewasa
Sudah ada beberapa pria yang siap memintaku dari Ayah
Bukan aku menolak mereka, Yah ...
Tapi karena keadaan memang belum memungkinkan untuk mereka bertemu Ayah
Kelak, Yah ...
Akan kubawa pria itu ke rumah bertemu Ayah
Nanti, di saat waktu dan keadaan yang tepat
Untuk meminta restu dari Ayah
Ayah ...
Begitu besar kasih sayang Tuhan kepada Ayah
Banyak-banyaklah bersyukur dan beristigfar
Agar Tuhan semakin sayang kepada Ayah
Tidak ada satu pun dari kami yang akan meninggalkan Ayah sendiri
Ayah ...
Aku dan Ibu yang akan menjadi perempuan paling setia mendampingi Ayah
Bagaimana pun keadaan Ayah
Ayah ...
Sehat selalu ya, Yah
Semoga Allah selalu melindungi dan menjaga Ayah


0 comments:
Post a Comment